RiauBerdaulat.com,BENGKALIS --
Keadaan ekonomi yang menurun di Kabupaten Bengkalis -
Riau, dinilai beberapa pihak adalah imbas dari masalah nasional. Jadi
bukan semata kesalahan dari pihak Pemerintahan Kabupaten (Pemkab)
Bengkalis.
Hal
ini sebagaimana diungkapkan oleh Ketua Komisi III DPRD Bengkalis
Rianto, menurut politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini,
permasalahan ekonomi dirasakan oleh semua daerah di Indonesia, bukan
hanya Kabupaten Bengkalis. Jadi, jika ada yang mengatakan ini semua
kesalahan Pemkab Bengkalis, itu sangat berlebihan dan terkesan ada yang
tidak berkenan kepada bupati.
''Keadaan
ekonomi negara yang sedang tidak stabil, semua daerah yang kena
imbasnya. Jika ada yang bilang itu semata salah bupati itu sangat
berlebihan dan mungkin saja karena ada yang tidak berkenan atau sentimen
dengan bupati,'' ujarnya Sabtu (1/4/2017).
Karena
menurut mantan Kepala Desa Petani Kecamatan Mandau ini, setahu dirinya,
Pemkab Bengkalis sudah berusaha untuk melobi pihak pusat guna menarik
dana daerah, namun karena prosedur yang mengikat sudah diatur dalam
undang-undang, tentu itu semua harus di penuhi terlebih dahulu.
''Untuk
memenuhi prosedur yang ada tentu memakan waktu. Jadi selaku warga yang
baik diharapkan dukungannya untuk pihak pemerintah,'' pintanya.
Oleh
karenanya Rianto juga mengatakan, sudah saatnya masyarakat Bengkalis
untuk melepas ketergantungan dengan APBD dan beralih ke usaha lain yang
mendatang income tanpa dari APBD. Untuk itu dirinya juga akan memberikan
masukan kepada Pemkab Bengkalis terkait permasalahan ekonomi kerakyatan
ini.
''Kita
pun berterima kasih kepada masyarakat yang sudah memberikan saran dan
kritik kepada Pemkab Bengkalis. Semoga dengan saran dari masyarakat ini
dapat menjadi perhatian utama bagi pemerintah kita,'' pungkas Rianto.(SAP)
Tulis Komentar