Laporan : Rizal El Ramli
RiauBerdaulat.com,BENGKALIS
- Bupati Bengkalis Amril Mukminin bertindak sebagai inspektur upacara
(irup) pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2017
di Bengkalis, Selasa (2/5) pagi, di Lapangan Tugu, Jalan Ahmad Yani.
Ribuan peserta baik guru, ASN, TNI/Polri, Mahasiswa dan Siswa mengisi jajaran barisan upacara.
Upacara
diwarnai dengan pengibaran bendera merah putih. Hardiknas 2017
mengangkat tema Percepat Pendidikan yang Merata dan Berkualitas.
Bupati
Bengkalis Amril Mukminin membacakan pidato Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia meminta seluruh lapisan masyarakat
merenungi dan meresapi tema hari pendidikan, berkaitan dengan fenomena
dunia yang berubah sangat cepat dan menuntut kualitas semakin tinggi.
"Untuk
itu mari kita resapi dan renungi bersama tema seluruh lapisan
masyarakat akan dapat menjangkau layanan pendidikan yang berkualitas
dengan pendidikan berkualitas yang merata dalam makna yang dikenyam oleh
seluruh warga bangsa,"ungkapnya.
Bupati juga mengutarakan, agar seluruh lapisan mengingat bahwa Hardiknas tidak terlepas dari sosok Ki Hadjar Dewantara.
Selain
Bupati Bengkalis upacara Hardiknas diikuti Kapolres Bengkalis AKBP Hadi
Wicaksono SIK, Kajari Rahman Dwi Saputra, Wakil Ketua DPRD Indra
Gunawan, Kadisdik Edi Sakura, Ketua PKK Kasmarni Amril, Ketua MUI
Amrizal Isa, Pejabat Pemkab Bengkalis dan Forkopimda.
Bupati Bengkalis Amril Mukminin akan melakukan pemerataan guru
berstatus PNS di Bengkalis. Jika tidak ada aral melintang dan pendataan
selesai dilakukan, pemerataan akan dimulai lepas lebaran Idul Fitri,
tahun ini.
Menurut Bupati, guru berstatus PNS banyak menumpuk di perkotaan.
"Kita
harus berbenah dan evaluasi, dimana kekurangan kita. Pertama masalah
guru, banyak di kota-kota. Kita akan melakukan sebaran hingga ke
desa-desa supaya tidak menumpuk,"katanya kepada sejumlah wartawan, usai
memimpin upacara Hardiknas 2017, di Lapangan Tugu Bengkalis, Selasa
(2/5/2017).
Bupati
mengaku, punya pemikiran, guru PNS yang berasal misalnya dari Rupat,
dan jika ingin pindah dan bersedia kembali kesana akan mendapat
apresiasi tersendiri darinya.
"Contoh,
seandainya ada guru dari Rupat mengajar di Bengkalis, seandainya ingin
kembali ketempat asal kita sangat apresiasi. Karena misal, guru ini
mengajar di Duri tapi asal Bukit Batu tentunya butuh biaya ngontrak
rumah dan lain sebagainya, "imbuhnya.
Bupati
menyebutkan, keinginan itu tidak bermaksud apa-apa. Selain bentuk agar
meringankan, juga agar bersangkuta memiliki tanggungjawab terhadap
daerahnya.
"Tapi
itu akan kita tanya kembali agar ini tidak menjadi permasalah baru.
Niat kita baik nanti malah menjadi tidak baik, "ucap Amril Mukminin.
"Yang
terjadi hari ini guru itu menumpuk di kota. Saya sudah suruh Disdik
mendata, mungkin lepas lebaran sudah selesai. Keinginan saya tahun
ajaran baru, pemertaan guru harus selesai "pungkasnya menambahkan.
(Gus)
[2/5 13:46] Bengkalis One Agus 2: Amril Mukminin Irup Hardiknas 2017 di Bengkalis
Drum Band SDN 43 Sungai Alam Meriahkan Hardiknas 2017
Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Bengkalis dimeriahkan dengan
penampilan beberapa group drum band. <br><br>
Mereka
tampil memukau usai upacara Hardiknas di pimpin Bupati Amril Mukminin.
Diantara drum band yang tampil ada drum band SMPN 4 Bengkalis, drum band
SDN 43 Sungai Alam dan drum band SMPN 2 Bengkalis<br><br>
Menariknya,
drum band SDN 43 Sungai Alam tampil beda. Mereka tampil ala melayu,
berbaju kurung melayu, siswa siswa SDN 43 menghibur peserta termasuk
tamu undangan. <br><br>
Usai
penampil, seluruh dram band mendapat penghargaan berupa sertifikat dari
Bupati Bengkalis atas partisipasi mereka dalam mengisi kegiatan
Hardiknas.
Tulis Komentar