Mahasiswa Kukerta UNRI Kunjungi Usaha Kelapa Kopra di Desa Kuala Sungai Batang

$rows[judul] Keterangan Gambar : Foto bersama di lokasi usaha kelapa

TEMBILAHAN - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata UNRI 2024 melakukan kunjungan ke salah satu usaha kelapa kopra di Desa Kuala Sungai Batang Kecamatan Sungai Batang Kabupaten Indragiri Hilir.


Dalam kunjungan tersebut mahasiswa KKN UNRI mempelajari dan melakukan wawancara dan tanya jawab kepada pemilik usaha, sebagai berikut :


Bagaimana proses yang dilakukan di tempat tersebut

• daging di pisah di olah menjadi minyak 

• batok kelapa di jadikan arang


Mengenai verapa harga dan dari mana di dapati kelapa tsb? 

• Kelapa dari kab besar Rp. 5000

• ?Harga daging kelapa Rp. 5000 perkilo

 berapa lama dijalankan nya usaha ini ?

• sekitar 10 tahunan 


Kelapa apa yang digunakan ?

• kelapa hijau 

Apa saja proses yg dilakukan disini?


• Di kuala sungai batang pengolahan hanya memisahkan daging dari tempurung kemudian di kirim ke  PT sambu Kuala Enok 

Produksi per hari tidak menentu, tergantung banyak kelapa yang masuk 

tidak ada jam kerja,tergantung berapa banyak kelapa 

Berapa gaji pekerja?

• Pekerja digaji menggunakan tempurung yang kemudian di jadikan arang 

Harga arang 4k/ kg 

Arang biasanya di produksi 4ton/ orang 


Apakah air kelapa dimanfaatkan?


Air kelapa tidak di manfaatkan 

Berapa lama pengumpulan tempurung kelapa untuk dijadikan arang? 

• Pengumpulan tempurung 2 Minggu 

Pembakaran 1 tong seharian 

Penghasilannya mencapai 1 ton (4k/ kg)


Apakah ada usaha sebelum munculnya pembuatan arang? 


• Dulu ada kelapa asap/ langkau

Setelah daging di pisah kemudian di press

 

Rincian harga :

Produksi 3/4 ton 2-3 hari 

Produksi sudah 10 tahunan 

Harga kopra 5.400

1 buah kelapa 1.800 

Andi maknur (pemilik usaha kopra di desa kuala sungai batang) 

narsub : pekerja


Adapun mahasiswa kukerta yg ikut wawancara antara lain : 

Henky

Karina

Denis

Safnil

Zahra

Arin.


Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)