BKKBN Riau Gelar Sosialisasi Kampung KB di Desa Pakning Asal

$rows[judul] Keterangan Gambar : Foto bersama usai sosialisasi Kampung KB di desa Pakning Asal

Laporan : Andhika

 

RIAUBERDAULAT.COM,BUKITBATU – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau, Sabtu (14/10/2017) menggelar sosialisasi kampung Keluarga Berencana (KB) di Desa Pakning Asal Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis.

Sosialisasi Kampung KB itu bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang program Keluarga Berencana dan kaitannya dengan kesejahteraan masyarakat.


Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula Kantor Desa Pakning Asal Jalan Sukajadi dengan dihadiri oleh Kepala Bidang (Kabid) Advokasi, Penggerakan dan Informasi (ADPIN) BKKBN Riau Joniwar, SE.M.Si, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan Dinas Pengendalian Penduduk Kabupaten Bengkalis Ir. Rahmi dan stafnya.

Selain itu terlihat hadir Kepala Desa Pakning Asal Jaswir, Sekdes Rozilah, Ketua PKK Pakning Asal, Pengurus TP PKK Kecamatan Bukit Batu, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Bukit Batu Tri Kurnia,S.Hum dan Ns. Dilla Rahwuni,S.Kep, serta puluhan ibu – ibu kader Kelompok Kegiatan (Poktan) KB Desa Pakning Asal.


Dalam pengarahannya Kabid ADPIN BKKBN Riau Joniwar mengatakan bahwa sosialisasi diberikan kepada kader dan masyarakat tentang tujuan Kampung KB, diharapkan manfaat program KB dapat dirasakan langsung dan berdampak positif untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 ‘’Untuk itu diperlukan peningkatan kompetensi bagi kader dalam memberikan pemahaman dan penyuluhan kepada masyarakat di kampung KB ini,’’ ujar Joniwar.

Dikatakan Joniwar bahwa BKKBN Riau mengharapkan kepada masyarakat untuk berpartisipasi menyukseskan program KB, karena sangat tepat untuk memperbaiki kesejahteraan keluarga, melindungi kesehatan ibu dan anak, serta efektif menekan jumlah penduduk.  Dengan berjalan program KB, ketersedian pangan yang terbatas dapat terpenuhi di daerah. 

  ’’Program KB bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun telah menjadi kebutuhan bagi masyarakat untuk jangka panjang. Karena  program KB  tidak hanya identic dengan  kontrasepsi. Tapi banyak kegiatan lain yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan di tingkat keluarga,’’ katanya.

Sementara itu Kepala Desa Pakning Asal menyambut hangat penunjukan desa yang dipimpinnya menjadi kampung KB dan akan menjadi contoh bagi desa lainnya.

“Kita menyambut hangat, dan Desa Pakning Asal siap menyukseskan program KB ini, cukup dua anak saja, kita harapkan program kampung KB ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa yang menjadi sasaran pembentukan Kampung KB di Kabupaten Bengkalis ini,’’ sambut Jaswir.

 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)