Usai Memukau 2025, Rumah Budaya Kacip Tembaga Kembali Dapat Undangan Kehormatan KSM Batam 2026

$rows[judul] Keterangan Gambar : Kontingen Rumah Budaya Kacip Tembaga Sungai Pakning dan Sanggar Seni Pura Mahligai Kota Dumai, pada Kenduri Seni Melayu Batam tahun 2025 lalu.

BENGKALIS – Kabar membanggakan kembali datang dari dunia seni budaya Melayu pesisir. Rumah Budaya Kacip Tembaga Sungai Pakning dipastikan kembali menerima undangan kehormatan untuk berpartisipasi dalam helat akbar Kenduri Seni Melayu Batam tahun 2026 yang akan digelar pada bulan Juli mendatang.


Undangan tersebut bukanlah yang pertama. Pada tahun 2025 lalu, Rumah Budaya Kacip Tembaga juga mendapat kehormatan serupa dan sukses menampilkan pertunjukan musikalisasi puisi serta musik Melayu yang memukau publik di Batam.


Kepastian undangan tahun 2026 ini disampaikan langsung oleh Dinas Pariwisata Kota Batam kepada jajaran pengurus dan Dewan Penasehat Rumah Budaya Kacip Tembaga. Hal ini sekaligus menegaskan eksistensi dan kualitas seni yang dibawa kelompok budaya asal Sungai Pakning tersebut di tingkat regional.

Ridho Fatwandi, S.Pd, yang merupakan Dewan Penasehat Rumah Budaya Kacip Tembaga, memastikan langsung kebenaran undangan kehormatan tersebut. Sosok Ridho sendiri baru saja menerima penghargaan dari Wali Kota Dumai sebagai ASN berprestasi di bidang seni dan budaya Melayu.

“Ini adalah kehormatan sekaligus amanah besar bagi kami. Undangan ini menunjukkan bahwa karya dan identitas budaya Melayu pesisir yang kami bawa mendapat tempat dan diapresiasi,” ujarnya didampingi Dewan Penasehat lainnya Datok Ibenk Arrekan dan Datok Zalfandri Mat Rock Sejangat, Rabu (29/04/2026).

Sementara itu, Ketua Umum Rumah Budaya Kacip Tembaga Sungai Pakning, Erwin Syah Putra, S.Psi menyambut penuh rasa syukur dan semangat atas jemputan khusus tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh tim akan mempersiapkan penampilan terbaik untuk KSM Batam 2026.

“Kami tentu sangat gembira. Ini bukan sekadar tampil, tetapi membawa marwah budaya Melayu pesisir khususnya Sungai Pakning. Kami akan mempersiapkan konsep yang lebih matang, lebih kuat, dan tetap mempertahankan ciri khas Kacip Tembaga,” ungkapnya didampingi jajaran pengurus Datok Wawan Irnawan, Datok Supriandy dan Datok Andhika.

Tentang KSM Batam

Kenduri Seni Melayu Batam merupakan salah satu festival budaya terbesar di wilayah Kepulauan Riau dan Nasional yang secara rutin menghadirkan seniman, budayawan, dan komunitas seni dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan mancanegara serumpun Melayu seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand dan Singapura.

Festival ini menjadi panggung penting untuk pelestarian sekaligus pengembangan seni budaya Melayu, mulai dari musik tradisional, tari, teater, hingga sastra seperti pembacaan dan musikalisasi puisi.

Tentang Rumah Budaya Kacip Tembaga

Rumah Budaya Kacip Tembaga Sungai Pakning dikenal sebagai lembaga dan komunitas seni budaya yang konsisten mengangkat identitas Melayu pesisir Bengkalis. Dengan kekuatan pada musik tradisional, eksplorasi sastra, serta pertunjukan teaterikal, kelompok ini berhasil menciptakan warna tersendiri dalam setiap penampilannya.

Rumah Budaya Kacip Tembaga Sungai Pakning juga memiliki agenda event Akbar tahunan yakni Pekan Seni Budaya Negeri Laksamana yang sudah terlaksana dengan sukses sebanyak 3 kali, sejak tahun 2023, 2024 dan 2025, pada akhir tahun 2026 Kacip Tembaga akan kembali menggelar Pekan Seni Budaya Negeri Laksamana Jilid IV, dengan konsep yang semakin matang.

Pada KSM Batam 2025, penampilan mereka yang memadukan musikalisasi puisi dengan aransemen musik Melayu modern-tradisional mendapat sambutan meriah dari penonton dan pelaku seni.

Dengan undangan kehormatan yang kembali diterima pada tahun 2026, Rumah Budaya Kacip Tembaga tidak hanya membawa nama Sungai Pakning, tetapi juga memperkuat posisi Bengkalis sebagai salah satu pusat tumbuhnya seni budaya Melayu pesisir yang autentik dan berdaya saing.(Tim/Red)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)