Bupati Bengkalis Kasmarni Tunjuk Ardiansyah, Jagoan Solusi, Jadi Plt Kepala Disparbudpora

$rows[judul] Keterangan Gambar : Ardiansyah, ST. MT

BENGKALIS  – Butuh pemimpin yang tak hanya paham birokrasi, tapi juga jago cari akal saat masalah datang. Maka Bupati Bengkalis Kasmarni pun memilih Ardiansyah.

Ya, pria yang selama ini dikenal sebagai Kepala Dinas Perhubungan itu resmi dipercaya merangkap sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis. Penunjukan berlaku mulai 3 Juni 2026, mengisi posisi yang kosong setelah pejabat sebelumnya, Edi Sakura, purna tugas.

Bukan Sekadar Ganti, Tapi Butuh Pemecah Masalah

Di balik surat perintah Bupati Nomor 41/BKPP-MP/SP/2026, tersimpan harapan besar. Ardiansyah bukan sekadar “pengisi kursi kosong”. Ia dikenal di lingkungan Pemkab Bengkalis sebagai sosok yang tak mudah panik dan punya naluri tajam dalam mencari solusi out-of-the-box.

Saat memimpin Dishub, ia berhasil mengurai kemacetan klasik dan menghadirkan inovasi rekayasa lalu lintas yang sederhana tapi efektif. Kini, tantangan serupa tapi di ranah berbeda menantinya: pariwisata, budaya, kepemudaan, dan olahraga.

“Dengan pengalaman memimpin OPD, kami yakin Ardiansyah bisa menjaga ritme kerja dan mencari jalan keluar atas berbagai kendala di lapangan. Dia tipe yang tidak suka diam saat ada masalah,” ujar Kepala BKPP Kabupaten Bengkalis, Djamaluddin, Rabu (3/6/2026).

Target: Program Tetap Jalan, Agenda 2027 Terkawal

Tugas berat langsung menanti. Ardiansyah tak hanya diminta melanjutkan program kerja 2026 yang sedang berjalan, tetapi juga mengawal agenda pembangunan sektor pariwisata, kebudayaan, kepemudaan, dan olahraga hingga 2027.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap, kepemimpinan sementara pria yang akrab disapa Ardy ini mampu menjaga kesinambungan pelayanan publik, sekaligus membawa angin segar bagi destinasi wisata dan kegiatan kepemudaan yang sempat kehilangan arah pasca pergantian pimpinan.

Tantangan Baru bagi ‘Pemecah Kemacetan’

Kini, Ardiansyah akan berhadapan dengan persoalan yang tak kalah kompleks: menggairahkan sektor pariwisata pasca masa transisi, merawat budaya lokal agar tak tergerus zaman, sekaligus memastikan program kepemudaan dan olahraga tetap membumi. Apakah jurus solutifnya akan berhasil lagi? Publik Bengkalis menanti.(Inf)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)