Keterangan Gambar : Anggota DPRD Bengkalis Zuhandi bersama Kepala Desa Lubuk Muda dan sejumlah pihak saat melakukan proses pencarian korban tenggelam
BENGKALIS - Hingga malam hari, Rabu (31/8/2022) warga terus melakukan pencarian terhadap korban sampan tenggelam di Sungai Siak Kecil tepatnya di Dusun Beringin Desa Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecik Kabupaten Bengkalis.

Pantauan media ini, proses pencairan korban tenggelam alias hilang yang diketahui bernama Fahruddin (40), terus berlanjut hingga malam hari, turut terlibat dalam pencarian anggota DPRD Bengkalis Zuhandi, Kepala Desa Lubuk muda Irawan, Ketua BPD Lubuk Muda, Masyarakat Desa Lubuk Muda, masyarakat Desa Tanjung Belit, pihak kepolisian, Basarnas, BPNPB, TNI Angkatan Laut, dan pihak lainnya.

"Mohon doa semua masyarakat agar jenazah cepat ditemukan, proses pencarian terus kita lakukan bersama tim gabungan hingga malam ini," ungkap Anggota DPRD Bengkalis Zuhandi di sela - sela pencarian.
Sebelumnya diberitakan seorang pekerja sawit tenggelam di Sungai Siak Kecil, Desa Tanjung Belit, Kabupaten Bekalis saat sampan yang mengangkut buah sawit terbalik. Saat ini tim SAR masih melakukan upaya pencarian terhadap korban bernama Fakhrudin (40).
Fakhrudin menaiki sampan itu bersama Riswan (32), Kamisri (30), dan Ramzi (28). Mereka bekerja melangsir buah sawit dari kebun milik Haji Wawan.
"Saat ini tim gabungan Polair dan Basarnas masih melakukan upaya pencarian terhadap korban yang tenggelam saat melangsir sawit di Sungai Siak Kecil," ujar Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko kepada wartawan, Rabu (31/8/2022).
Indra menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (30/8) sekitar pukul 13.00 Wib. Korban bersama tiga orang temannya sedang mengangkut buah kelapa sawit dengan menggunakan sampan.
"Mereka bergerak dari kebun milik Wawan menuju ke tempat bongkar buah sawit. Saat perjalanan di sungai Siak Kecil di tikungan sungai di depan Water Intek Pertamina, sampan yang digunakan terbalik lalu tenggelam," jelasnya.
Saat itu mereka berempat berusaha untuk berenang ke tepi sungai. Kemudian mereka diselamatkan warga, lalu warga memberitahukan kepada pihak kepolisian atas kejadian itu. Namun Fakhrudin tenggelam dan tidak ditemukan.
"Saat berenang untuk menyelamatkan diri saksi berusaha untuk menyelamatkan si korban. Namun tangan si korban tidak dapat diraih dan hilang tenggelam," ucap Indra.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Pekanbaru I Nyoman pencarian korban dilakukan sejauh 2 kilometer dari lokasi kejadian menggunakan perahu karet.
"Pencarian korban dilakukan dengan menyisir sungai sejauh 2 kilometer dari kejadian. Mudah-mudahan korban dapat segera ditemukan," kata Nyoman.
Nyoman menyebutkan, tim Sar menerima informasi adanya sampan yang tenggelam di Sungai Siak Kecil, Desa Tanjung Belit, Kabupaten Bengkalis, pada Selasa (30/8) siang.
Kemudian tim SAR langsung ke lokasi melalukan pencarian. Karena tidak ditemukan, pencarian dilanjutkan Rabu pagi tadi. Namun, jenazah korban juga belum ditemukan.(Win)
Tulis Komentar