Keterangan Gambar : Haji Rafee saat menyapa dan memberikan hadiah kepada anak - anak
SUNGAIPAKNING – Di tengah hiruk-pikuk politik yang kerap hanya bicara saat musim kampanye, Haji Muhammad Rafee memilih menjadi suluh yang tak padam. Kamis (12/02/2026), hari kedua resesnya di Dapil Bukit Batu, Siak Kecil dan Bandar Laksamana bukan sekadar agenda tahunan. Dari Sungai Selari, merambat ke Sejangat, hingga berpulang ke Pakning Asal, setiap singgahnya meninggalkan cahaya—bukan dalam bentuk janji, tapi dalam rupa modal usaha yang bergulir, biaya berobat yang terbayar, dan rumah ibadah yang kembali berdiri kokoh. Warga tak lagi sekadar menyambut; mereka menjaganya.

Memulai hari di Kediaman Ibu Yuliana, Jalan Sultan Syarif Kasim, Desa Sungai Selari, Kecamatan Bukit Batu, suasana hangat langsung terasa. Bukan sekadar seremonial jabat tangan, warga tampak antusias menceritakan bagaimana bantuan modal usaha dari Haji Rafee telah mengubah nasib mereka.

Lanjut siang di Desa Sejangat, rumah Bapak Aula. Sore harinya, Ba'da Ashar di Kediaman Bapak Bustami Desa Pakning Asal, warga penuh sesak masih setia menanti. Di sinilah letak perbedaannya: kehadiran Haji Rafee tak lagi sekadar mencatat usulan, tapi sudah memasuki babak "panen manfaat".

Haji Rafee: "Jabatan Ini Titipan dari Rakyat"
Di sela-sela reses, Haji Rafee meluangkan waktu untuk berbincang santai. Dengan suara rendah namun tegas, ia menjelaskan filosofi di balik kebiasaannya mengeluarkan dana pribadi untuk kebutuhan warga yang mendesak.

"Jabaran ini titipan dari rakyat, oleh sebab itu anggaran pokok pikiran itu kita perjuangkan mati-matian di DPRD, tapi prosesnya memang butuh waktu. Sementara warga yang sakit dirujuk ke RS, ibu-ibu yang ingin mulai jualan tapi tak punya modal, atau masjid yang atapnya bocor, itu tak bisa nunggu lama. Makanya, kalau rezeki dari Allah ada, kenapa harus ditahan? Saya anggap itu titipan. Saya hanya pengantar, biar cepat sampai ke tangan yang berhak," ujar Haji Rafee di sela kesibukannya, saat memberikan hadiah kepada anak - anak yang datang.

Ia menegaskan bahwa apa yang dilakukannya adalah bentuk tanggung jawab moral, bukan pencitraan. "Saya pernah di posisi susah. Jadi saya paham. Kalau bukan kita yang gerak cepat, siapa lagi?" tambahnya.
Khairul Ramli (Perwakilan Kades Sejangat): "Janji Kampanye Hidup, Ekonomi Warga Bergerak"
Sementara itu di Desa Sejangat, Perwakilan Kepala Desa, Khairul, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Menurutnya, tidak banyak tokoh yang konsisten menjalankan janji di luar periode pemilu.
"Kami di desa sering mendengar janji besar, tapi setelah terpilih, hilang. Tapi Pak Haji Rafee ini beda. Program UMKM-nya jalan, pinjaman modal tanpa bunga benar-benar ada, dan tidak pakai ribet. Saya lihat sendiri ibu-ibu di sini sekarang bisa belanja modal tanpa takut bunga tinggi. Ekonomi warga pelan-pelan bergerak. Ini bukan omong kosong, ini nyata," tutur Khairul dengan nada penuh apresiasi.
Suprayitno (Ketua BPD Pakning Asal): "Bantuan Tidak Pandang Bulu, Warga Tak Ragu Menyambut"
Di titik terakhir hari kedua reses, Desa Pakning Asal, Ketua BPD Suprayitno turut angkat bicara. Ia menyoroti kehadiran Haji Rafee yang selalu mendapat sambutan hangat, lintas kelompok dan golongan.
"Yang membuat kami bangga, Pak Haji Rafee ini tidak pilih-pilih. Bantuan rumah ibadah diberikan merata, bantuan pasien rujukan juga cepat. Bahkan seni budaya lokal juga diperhatikan. Maka wajar kalau beliau selalu disambut antusias. Warga tidak ragu lagi, karena sudah melihat bukti. Kami di BPD bersyukur Dapil kami diwakili oleh figur yang dekat dan peduli," ujar Suprayitno.
Anggaran Pribadi Vs Negara: Kolaborasi yang Menguatkan
Reses hari kedua ini menjadi potret bahwa politik tidak selalu tentang kursi dan kekuasaan. Di tangan Haji Rafee, kursi DPRD adalah alat untuk menjemput bola, sementara kantong pribadi adalah akselerator saat birokrasi berjalan lambat.
Warga tak lagi sekadar menanti. Mereka kini ikut menjaga dan membela wakilnya. Karena bagi mereka, Haji Rafee bukan sekadar perwakilan rakyat—ia adalah bagian dari denyut nadi kampung mereka sendiri.(WIN)
Tulis Komentar