Keterangan Gambar : Foto bersama
Laporan : Ahmad Aldo
PERAWANG - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Riau (UNRI) di Perawang Barat berkunjung dan menganalisis industri rumahan produksi tahu tempe milik Pak Tomo, Rabu (24/11/2023).

Rombongan mahasiswa yang dipimpin oleh DPL Suryalena S.Sos melakukan analisis terhadap Rumah Industri Tahu Pak Tomo, yang merupakan sebuah UMKM aktif melakukan produksi dan pemasaran produk yang berupa tahu dan tempe secara lokal.

Usaha ini terletak di Jalan Putra Buana, Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang.
"Usaha Rumah Industri Tahu ini sudah berdiri sejak tahun 2001 sampai sekarang. Pak Tomo merupakan pemilik atau owner dari usaha ini. Pada awal berdirinya usaha ini, Pak Tomo hanya memulai dengan dirinya sendiri, jadi kita sengaja berkunjung untuk mengetahui kiat apa saja yang dilakukannya, sehingga bisa bertahan lebih dari 20 tahun," ujar Rival koordinator mahasiswa Kukerta tersebut.
Dikatakannya bahwa Pak Tomo memulai usahanya dari nol dengan mempelajari semuanya waktu demi waktu, dan dibantu dengan istri dan anaknya yang masih berada ditingkat sekolah dasar pada saat itu, ia perlahan lahan membangun dan menciptakan formula untuk produknya sendiri.
"Tidak selalu berjalan mulus, usaha Pak Tomo sempat mengalami kegagalan. Namun, karena kecekatan Pak Tomo, usaha ini tidak sampai diambang kebangkrutan karena Pak Tomo mampu mengolah dan Mengakali untuk mempertahankan usaha ini hingga berhasil dan sukses seperti sekarang, jadi perlu kita pelajari apa saja upaya jitu yang dilakukannya," tutur Rival.
"Untuk UMKM Rumah Industri Tahu Pak Tomo, setelah kami lakukan analisis, ternyata tingkat kesadaran para pelaku UMKM khususnya pada kasus kali ini ialah UMKM Rumah Industri Tahu Pak Tomo masih sangat rendah. Baik dari segi pemasarannya yang belum mengandalkan sosial media dan media online sama sekali dan proses pengenalan produk kepada masyarakat yang masih sangat minim karena tidak adanya brand atau merek pada kemasan produk yang dihasilkan. Tidak hanya itu, proses promosi juga dilakukan seadanya." Katanya.
Dari segi Sumber Daya Manusia, UMKM Rumah Industri Tahu Pak Tomo bisa dibilang sudah melakukan manajemen yang cukup baik. Bisa dilihat dari para pekerjanya yang memiliki kesadaran dan kemampuan akan tugas dan tanggung jawab masing-masing akan pekerjaannya.
Dari segi Keuangan, UMKM Rumah Industri Tahu Pak Tomo masih sangat minim, bahkan menurut wawancara yang telah dilakukan, pemilik usaha sama sekali tidak membuat catatan keuangan baik itu hanya laporan kas masuk atau kas keluar. Pemilik usaha hanya mengandalkan ingatan dan pola-pola yang sudah terbentuk selama bertahun-tahun. Pemilik juga mengatakan bahwa ia hanya menyimpan nota dan beberapa faktur saja, dan sama sekali tidak ada pencatatan keuangan.
Hal ini sangat disayangkan, karena dengan melakukan pencatatan keuangan yang baik, maka potensi usaha untuk lebih berkembang menjadi lebih besar.
Tulis Komentar