Bengkalis - Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis Prof. Dr. H. Samsul Nizar, MA melalui Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan kerjasama Wira Sugiarto, S.IP, M.Pd.I membuka pelatihan jurnalistik bagi mahasiswa dan siswa yang diselenggarakan oleh Lensa Kampus STAIN Bengkalis. Kamis (9/3/2017)
Wira mengatakan, dewasa ini media massa telah menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat. Selain itu, pentingnya media massa adalah sebagai menciptakan bagi pelajar untuk gemar menulis dan membaca, Sesuai dengan tema yang diangkat pada hari ini "menjadikan gemar menulis sebagai ajang berkarya"
"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, apa lagi Lensa ini baru berumur setahun, namun sudah menerbitkan beberapa majalah dan karya tulis" kata wira saat membuka secara resmi pada pelatihan jurlalistik
Selain itu lanjut wira, dengan bertambahnya program studi (prodi) terjawab sudah untuk masyarakat Bengkalis bagi putra putrinya yang ingin duduk di bangku perkuliyahan.
"Saat ini STAIN Bengkalis telah memiliki 14 prodi, yang mana cita-cita STAIN untuk alih status menjadi IAIN Bengkalis akan segera terwujud" ujar Wira
Sementara itu narasumber Jhohan Syafri dalam penyampaiannya menyebutkan sesuai UU No 40/1999, tambahnya lagi, untuk menjadi seorang jurnalistik, seseorang harus memenuhi tiga kualifikasi. Yaitu, menguasai teknik jurnalistik, yaitu skill meliput dan menulis berita, feature, dan tulisan opini, serta menguasai bidang liputan (beat), serta menguasai dan menaati Kode Etik Jurnalistik.
"sebagaimana media lain, media sosial juga harus dimanfaatkan penggunanya sesuai fungsi media yang sesungguhnya. Katanya, ada 4 fungsi media. Yaitu, menyiarkan informasi, mendidik (to educate), menghibur (to entertaint), dan mempengaruhi (control social)" kata Johan yang juga sebagai Kabag Humas di setda Bengkalis.
Selain Johan Syafri sebagai narasumber, hadir juga peserta dari Politeknik Bengkalis, AKN Bengkalis, STIE Bengkalis, Civitas Akademik STAIN Bengkalis dan peserta lainnya.
Tulis Komentar