LAMR Kabupaten Bengkalis Siap Gelar Pelantikan dan Pengukuhan, Tanggal Sudah Ditentukan

$rows[judul] Keterangan Gambar : Rapat persiapan pelantikan LAMR Kabupaten Bengkalis

BENGKALIS — Lembaga Adat Melayu Riau (LAM-R) Kabupaten Bengkalis semakin mantap mempersiapkan prosesi pelantikan dan pengukuhan kepengurusan baru untuk masa khidmat 2025-2030. Rapat persiapan yang digelar pada Rabu, 19 Februari 2025, di ruang rapat LAM-R Kabupaten Bengkalis tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM-R Bengkalis, Datuk Sri Syaukani Alkarim, didampingi Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA), Datuk Sri Ilham Noor.

Syaukani menjelaskan bahwa rapat ini fokus pada penentuan jadwal dan susunan panitia pelantikan. Setelah melalui pembahasan matang, diputuskan bahwa pelantikan dan pengukuhan akan dilaksanakan pada Senin, 17 Maret 2025, selepas salat Ashar. Jadwal tersebut masih bersifat tentatif dan akan disesuaikan dengan agenda Payung Pelindung Adat, yakni Bupati Bengkalis.

"Kami telah menetapkan jadwal pelantikan dan pengukuhan. Insyaallah akan digelar pada 17 Maret 2025 ba'da Ashar, dan tentunya akan diselaraskan dengan jadwal Bupati Bengkalis," ujar Syaukani.

Dalam rapat tersebut, Datuk H. Muhammad Nasir, yang menjabat sebagai Timbalan Ketua Umum MKA, ditunjuk sebagai Ketua Panitia Pelaksana. Penunjukan ini diharapkan mampu memperlancar segala persiapan hingga hari pelaksanaan.

Tidak hanya sekadar rapat, para peserta juga melakukan peninjauan langsung ke balai pertemuan LAM-R Bengkalis yang tengah dalam proses renovasi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkalis. Kondisi balai pertemuan yang representatif diharapkan dapat menambah kekhidmatan acara pelantikan nantinya.

Pelantikan dan pengukuhan pengurus LAM-R Bengkalis ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran lembaga adat sebagai penjaga nilai-nilai budaya Melayu di tengah dinamika perkembangan zaman.

Masyarakat Bengkalis pun menantikan acara ini sebagai simbol kelanjutan estafet kepemimpinan adat yang senantiasa menjunjung tinggi kearifan lokal dan keharmonisan masyarakat.(Win)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)