Koperasi BBDM Gelar RAT ke-VI Tahun Buku 2022, Ini Penjelasan Suwitno Pranolo

$rows[judul] Keterangan Gambar : Koperasi BBDM yang dipimpin Suwitno Pranolo melaksanakan RAT ke -VI Tahun Buku 2022

Laporan: Andhika

BUKIT BATU- Koperasi Bukit Batu Darul Makmur (BBDM) Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-VI Tahun Buku 2022, ha ini sesuai dengan instruksi dari Dinas Koperasi  UMKM Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan dilaksanakan bertempatan di Gedung Serbaguna Bujang Kelana Desa Sunga Selari, Senin (28/02/23). Dan dihadiri oleh puluhan anggota dari perwakilan setiap kelompok tani,  dan juga dihadiri Jamaluddin SH MH Ketua
Dewan Koperasi Indonesia Kabupaten Bengkalis (DEKOPINDA). 

Dalam sambutannya, Ketua Koperasi BBDM Suwitno Pranolo menyampaikan RAT yang dilaksanakan adalah bentuk laporan pertanggung jawaban dimana sudah menjadi kewajiban. Dan RAT yang dilaksanakan juga berdasarkan surat dinas koperasi Bengkalis. 

"Dan kita melaksanakan RAT  bersama anggota hari ini, juga perintah dari dinas koperasi Kabupaten Bengkalis agar RAT segera dilaksanakan. Sementara dari dinas hari ini satupun tidak ada yang hadir tanpa alasan yang jelas, bahkan sebelumnya kita konfirmasi mereka minta di undang, tentu ini sangat krusial sekali dan akan menjadi pertanyaan kita nanti terus terang kita kecewa, ada apa?, "kata Suwitno Pranolo yang akrab disapa Ewok. 
 
Selain itu, Ewok juga menyampaikan bahwa anggota yang hadir dalam sidang RAT tersebut sebanyak 50 orang lebih dan hanya perwakilan saja dari kelompok tani yang kita minta hadir. 

"Untuk kepala desa yang tidak hadir sama sekali kita belum koordinasi alasannya apa. Dan apakah ada kaitannya dengan pemeriksaan oleh Polres Bengkalis terkait laporan penggelapan kelompok Jati karya, ini mungkin, karena semua kepala desa seperti kompak tidak menghadiri RAT ini. "tutur Ewok. 

Pantuan media ini, meskipun tidak dihadiri Dinas Koperasi Bengkalis, Upika Kecamatan dan kepala desa RAT tetap terlaksana dengan baik dan lancar hingga selesai. 

Lebih lanjut, Ewok menjelaskan bahwa RAT yang dilaksanakan membawa tema "Mari bersatu demi terwujudnya keadilan anggota. 

"Harapan kita bersama pengurus apa yang menjadi hak dari anggota khususnya kelompok tani yang tidak mendapatkan hasil dari lahan yang dimilikinya terus kita perjuangkan. Dan bisa saya dikatakan lahan anggota yang telah dirampas oleh pihak perusahaan bisa kembali kepada pemiliknya. Semoga dengan terlaksana RAT ini kedepannya bisa kita selesaikan."jelasnya.

Selanjutnya, Ewok meminta agar anggota tetap bersabar solid hingga perjuangan tersebut membuahi hasil seperti apa yang diharapakan. "Dan upaya yang kita lakukan saat ini, kita sudah melaporkan persoalan ini kepada ombudsman, dan besar kemungkinan mereka sedang dilakukan pemeriksaan." ujarnya. 

Ewok juga menyampaikan segala upaya yang dilakukan yakni supaya konflik antara koperasi Bukit Batu cepat terealisasi, sehingga masyarakat betul betul bisa menikmatinya. 

Sementara itu, ketua pelaksana Tahun buku 2022 Aryadi Tafenae mengatakan RAT yang dilaksanakan sudah memenuhi syarat dan standar yang diinginkan oleh dinas koperasi.

"RAT yang kita gelar hari ini sudah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Alhamdulillah terlaksana dengan baik dan lancar, " tuturnya. 

Untuk ketidakhadiran dinas koperasi upika dan kepala desa dalam sidang RAT ini nanti akan ditelesuri lebih jauh. 

"Tentu kita kecewa tidak hadirnya mereka dalam RAT ini. Kita akan konfirmasi ada sebenarnya mereka sepertinya sengaja tidak mau hadir. " tutupnya. 


Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)