FKI Kabupaten Bengkalis Gelar P2T2 dan Ujian Kenaikan Tingkat Kyukensih V Kyu - I Kyu Perdana di Sun

$rows[judul] Keterangan Gambar : Foto bersama

SUNGAI PAKNING - Federasi Kempo Indonesia (FKI) Pengurus Kabupaten (PENGKA) Bengkalis telah sukses melaksanakan Pemusatan Pemantapan Teknik Terpadu (P2T2) DAN Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) _Kyukenshi_ V Kyu - I Kyu (sabuk kuning - sabuk cokelat) Kabupaten Bengkalis perdana mulai tanggal 29-30 Januari 2022.

Setelah terbit Surat Mandat dari Pimpinan Pusat (PP) FKI Nomor 003/KU-PP/MDT/I/2022, kegiatan ini resmi dilaksanakan dan dikut sertakan oleh 41 peserta dari 3 Kabupaten/ Kota, diantaranya adalah Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak Sri Inderapura dan Kota Dumai.

Kegiatan P2T2 dan UKT FKI Kabupaten Bengkalis perdana ini dihadiri dan dibuka serta ditutup oleh Ketua Umum (Ketum) FKI Pengurus Provinsi (Pengpro) Riau, senpai Annora Arsan, SE, MH.

"FKI singkatan dari Federasi Kempo Indonesia awal mulanya bernama PORKEMI yang merupakan singkatan dari Persatuan Olahraga Kempo Indonesia sudah terbentuk sejak 3 (tiga) tahun yang lalu. Sedangkan PORKEMI berubah nama menjadi FKI sudah sejak 1 (satu) tahun yang lalu. FKI diharapkan kedepannya menjadi federasi yang akan menaungi seluruh style beladiri Kempo di Indonesia untuk kegiatan _multy event_ mulai dari Pekan Olahraga Kabupaten / Kota (Porkab/Porkot) hingga _Olympic_ dan Kejuaraan Dunia lainnya." Ujar Annora Arsan.

Kegiatan P2T2 dan UKT FKI Kabupaten Bengkalis perdana ini juga menghadirkan penguji senior senpai Hariyanto (IV Dan) dan senpai Ujang Effendi (IV Dan) yang juga merupakan Ketua FKI Pengka Bengkalis.


"Kegiatan P2T2 dan UKT atau Pemusatan Pemantapan Teknik Terpadu dan Ujian Kenaikan Tingkat  Kabupaten Bengkalis perdana ini diharapkan akan menarik minat bagi anak-anak dan pemuda Kabupaten Bengkalis khususnya Kota Sungai Pakning sekitar untuk turut bergabung latihan Kempo Sport di FKI ketimbang menyibukkan diri dengan _gadjet_ atau _handphone_ yang notabenenya banyak pengaruh-pengaruh negatif seperti game online, judi online, konten-konten porno dan lain-lain yang dapat merusak mindset generasi penerus bangsa." Ujar Ujang Effendi.

Akhirnya, kegiatan P2T2 dan UKT FKI Kabupaten Bengkalis perdana ini sukses dilaksanakan dengan 100% (seratus persen) pesertanya lulus.

"Diharapkan bagi peserta yang sudah lulus dapat mengajak minimal 1 (satu) orang untuk bergabung menjadi anggot baru FKI agar kedepannya FKI lebih berkembang dan tetap eksis di masyarakat." Tambah Hariyanto.(Win)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)