Keterangan Gambar : Disdik Sijunjung Kunjungi Sungai Pakning, Tumbuhkan Semangat Kolaborasi Pendidikan dan Olahraga
BENGKALIS – Suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi menyambut kedatangan rombongan Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, saat menggelar kegiatan studi tiru ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Sabtu (14/6/2025). Kegiatan dipusatkan di Kota Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu, dan menjadi momen inspiratif lintas daerah dalam pengembangan mutu pendidikan.

Rombongan sebanyak 63 orang—terdiri dari anggota Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan guru olahraga—tiba sekitar pukul 04.30 WIB dan langsung disambut hangat oleh Koordinator Wilayah Kecamatan Bukit Batu dan Bandar Laksamana, Dunny Duvira, S.Pd, mewakili Disdik Bengkalis.

“Selamat datang di Negeri Junjungan. Kami bangga menerima kehadiran rekan-rekan dari Sijunjung. Semoga kunjungan ini menjadi titik awal kolaborasi berkelanjutan dalam pengembangan dunia pendidikan,” ujar Dunny dalam sambutannya.

Tak hanya menjadi ajang tukar pengalaman, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antarpendidik dalam bentuk aksi nyata. Bertempat di SDN 1 Desa Sejangat, para tamu disambut dengan tarian tradisional siswa, dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis di halaman sekolah sebagai komitmen bersama mendukung gerakan penghijauan di wilayah Kabupaten Bengkalis.

Kasi Kurikulum dan Ketenagaan Disdik Sijunjung, Purwani, S.Pd, menjelaskan bahwa kunjungan ini adalah bagian dari inisiatif saling belajar antardaerah.

“Kami membawa kepala sekolah dan guru olahraga untuk belajar dari praktik terbaik di Bengkalis. Harapannya, ini bisa menginspirasi program serupa di Sijunjung,” ungkap Purwani.

Keseruan berlanjut dengan laga persahabatan olahraga antara kedua daerah yang digelar di Lapangan Bapor Pertamina RU II Sungai Pakning. Guru-guru dari kedua wilayah terlibat dalam pertandingan bulutangkis, voli, dan sepak bola, yang tak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memupuk semangat kebersamaan.
Kegiatan studi tiru ini menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya soal ruang kelas dan kurikulum, tapi juga soal relasi, budaya, dan kolaborasi. Kedua daerah pun sepakat untuk terus membangun komunikasi demi meningkatkan mutu pendidikan secara merata.(Win)
Tulis Komentar