Keterangan Gambar : Kabid PAUD dan PNF Disdik Bengkalis Agusilfridimalis membuka kegiatan musyawarah guru PAUD se Kabupaten Bengkalis
Laporan : Lindia
RiauBerdaulat.com,BENGKALIS -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis melalui Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (PAUDNI), Kamis - Jumat (18 - 19/5/2017) melaksanakan kegiatan Penyelenggaraan Musyawarah Kerja Guru PAUD se-Kabupaten Bengkalis.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari bertempat di Aula Lantai 1 Hotel Marina Bengkalis dengan dihadiri oleh Kabid PAUDNI Disdik Bengkalis dan jajarannya dengan peserta perwakilan guru PAUD dan TK se Kabupaten Bengkalis
Dalam sambutannya Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Edi Sakura yang diwakili oleh Kepala Bidang PAUD dan PNF Agusilfridimalis menyampaikan bahwa pelaksanaan proses belajar mengajar pendidikan di PAUD harus berjalan sesuai tujuan, bermakna dan bermanfaat bagi anak.
Agus menegaskan sebagai seorang guru PAUD diperlukan upaya penyampaian materi dan pelaksanaan kegiatan yang bersifat Multidimensional, Multilingual, Multidisiplin, dan Multikultural melalui pendekatan belajar.
“ Saya berharap dengan diadakannya kegiatan ini agar semakin terampilnya
tenaga-tenaga pengelolaan PAUD dalam rangka melaksanakan pembinaaan
terhadap anak-anak Usia Dini dibawah naungan lembaga PAUD yang
bersangkutan”, ungkap Agusilfridimalis.
Sementara itu H. Mohd. Nasir selaku Ketua Panitia kegiatan dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti sebanyak 36 orang yang berasal dari 8 kecamatan.
"Peserta berasal dari Kecamatan Bengkalis 5 orang, Kecamatan Bantan 4 orang, Kecamatan Bukit Batu 5 orang, Kecamatan Siak Kecil 4 orang, Kecamatan Mandau 5 orang, Kecamatan Pinggir 4 orang, Kecamatan Rupat 4 orang dan Kecamatan Rupat Utara 5 orang. Sedangkan Narasumber dalam kegiatan ini sebanyak 2 orang yaitu dari BP PAUD dan PNF, serta dari Himpaudi Provinsi Riau." papar Nasir.
Dikatakan Nasir tujuan diadakanya kegiatan ini yang pertama meningkatkan
kompetensi guru PAUD melalui kegiatan-kegiatan diangkat musyawarah guru, kedua meningkatkan mutu proses pembinaan yang tercermin dari
hasil pembinaan peserta didik di lembaga PAUD.
"Tujuan ketiga adalah
memperluas wawasan dan pengetahuan guru dalam berbagai hal khususnya
penguasaan substansi materi pembinaan, penyusunan, standar tingkat
pencapaian, strategis pembinaan, metode pembinaan yang berorentasi
kepada kepentingan lembaga dan guru PAUD”, Jelas H. Mohd. Nasir yang juga Staf
Bidang Pembinaan PAUD dan PNF ini.
Tulis Komentar