Clara Riski Cantyka Bawa Misi Budaya Bengkalis ke Ajang Puteri Kebudayaan Riau 2025Sekretaris Bidang Minat dan Bakat IPMKB Pekanbaru

$rows[judul]

BENGKALIS – Semangat melestarikan budaya daerah kembali digaungkan oleh generasi muda Kabupaten Bengkalis. Kali ini datang dari Clara Riski Cantyka, mahasiswi asal Duri, yang turut ambil bagian dalam Pemilihan Putera Puteri Kebudayaan Riau 2025. Clara yang lahir di Pekanbaru pada 28 Mei 2004 dan bermastautin di Kota Duri Kabupaten Bengkalis ini, tampil membawa semangat besar untuk memperkenalkan kekayaan budaya Melayu khas Bengkalis ke panggung provinsi.

Saat ini Clara aktif sebagai Sekretaris Bidang Minat dan Bakat IPMKB-P (Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Bengkalis – Pekanbaru), sebuah posisi yang menuntutnya untuk terus menggali dan menyalurkan potensi anak-anak muda, termasuk dalam bidang kebudayaan. Keikutsertaannya dalam ajang ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusinya terhadap pelestarian budaya daerah.

“Saya sangat bersyukur diberi kesempatan ini. Tujuan utama saya mengikuti ajang ini adalah agar budaya Melayu yang menjadi identitas Bengkalis semakin dikenal luas, bukan hanya di Riau, tapi semoga bisa sampai ke tingkat nasional bahkan internasional,” ungkap Clara kepada RiauBerdaulat.com, Selasa (16/07/2025).

Clara menilai bahwa budaya bukan sekadar warisan, tetapi juga jati diri yang harus terus dihidupkan melalui generasi muda. Menurutnya, keterlibatan dalam ajang kebudayaan seperti ini sangat penting untuk membuktikan bahwa anak muda Bengkalis peduli dan siap menjadi garda terdepan dalam mempromosikan kekayaan lokal.

Ia juga menyampaikan harapan besar kepada seluruh masyarakat Bengkalis untuk memberikan doa dan dukungan dalam proses kompetisi ini. “Saya percaya bahwa kekuatan utama bukan hanya dari diri sendiri, tapi dari dukungan masyarakat yang selalu memberi semangat. Semoga saya bisa membawa nama Bengkalis dengan bangga dan menginspirasi generasi muda lainnya,” ujarnya dengan optimis.

Dengan gaya anggun dan tekad yang kuat, Clara siap melaju dan bersaing di ajang bergengsi ini, menyuarakan budaya Bengkalis lewat kecintaan dan kebanggaannya sebagai generasi penerus.(Tim)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)