Keterangan Gambar : Ilustrasi Pembeli di Affamart
RiauBerdaulat.com,BENGKALIS -- Polemik mengenai isu Rekomendasi Penutupan Sementara terhadap Indomaret dan Alfamart dari DPRD Bengkalis mendapat tanggapan beragam dari masyarakat, ada yang mendukung dan ada pula kalangan masyarakat yang keberatan.
Ditemui diruangan kerjanya Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Kabupaten Bengkalis Burhanuddin membantah adanya isu yang menyebutkan DPRD Bengkalis sudah mengeluarkan Rekomendasi soal penutupan toko modern Indomaret dan Alfamart.
"Tidak benar ada rekomendasi penutupan itu, yang ada baru hearing dan saran untuk membuat rekomendasi, dan hearing yang kemarin kita lakukan masih tertunda karena menunggu rapat lanjutan dengan Sekda dan juga unsur lainnya termasuk DPRD Bengkalis," Jelas Burhanuddin. Kamis (23/3/2017).
Dikatakan Burhanuddin baik Instansi Pemerintah maupun DPRD Bengkalis tentu tidak gegabah dalam mengeluarkan Rekomendasi, tentu harus melalui kajian yang mendalam.
"Kita tentunya tidak mau gegabah, apalagi ini masalah krusial menyangkut tenaga kerja dan lainnya. Jadi hearing kemarin baru sekedar saran dan masukan-masukan untuk masalah indomaret dan alfamart ini" tambahnya.
Hal yang sama disampaikan Anggota DPRD Bengkalis Hj. Aisyah yang ikut melakukan hearing beberapa hari lalu bersama sejumlah Dinas. Aisyah juga membantah DPRD Bengkalis telah mengeluarkan Rekomendasi Penutupan Sementara Indomaret dan Alfamart.
"Saya juga heran membaca berita-berita di media, seolah sudah ada Rekomendasi soal Indomaret dan Alfamart, padahal yang kita lakukan kemarin baru hearing, dan beberapa rekan Anggota DPRD baru menyampaikan saran untuk membuat Rekomendasi, jadi belum ada rekomendasinya," ungkap Aisyah.(JHON)
Tulis Komentar