Berkah Ramadhan, Pengurus Masjid Al Muhtadin Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

$rows[judul] Keterangan Gambar : Penyerahan santunan secara simbolis oleh Muhammad Said ke Anak Yatim
Laporan: Andhika Bugis
 
SUNGAI PAKNING- Masih dalam suasana berkah ramadhan Pengurus Masjid Al Muhtadin Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis memberikan santunan kepada 22 orang anak yatim dan 46 orang kaum dhuafa.

"Santunan yang kita berikan berupa uang tunai kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Mereka wajib mendapatkan perhatian dari kita semua. Apalagi di bulan ramadhan berkah ini," kata Muhammad Said, .Spd selaku ketua Masjid Al muhtadin kepada Wartawan, Kamis (14/05/2020).

Dikatakan Muhammad Said, sumber dana yang kita peroleh yaitu dari infak Masjid Al muhtadin pertahunnya. Dan santunan anak yatim dan kaum dhuafa bukanlah pertama kalinya kita berikan, namun sudah menjadi agenda tahunan.

"Alhamdulillah, santunan anak yatim dan kaum dhuafa meningkat setiap tahunnya. Dan untuk tahun sebelumnya senilai Rp.24 Juta, dan tahun ini kembali meningkat menjadi Rp.46 juta," jelas Muhammad Said yang terlihat ramah, meskipun sedang menjalani ibadah puasa.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa, untuk tahun ini tidak diadakan buka bersama anak yatim dan kaum dhuafa, dikarenakan adanya musibah wabah Covid-19, dan kita harus menjaga jarak dan tidak boleh berkumpul beramai ramai, demi keselamatan bersama dan taat kepada pemimpin.

"Kepada anak yatim dan kaum dhuafa, pergunakanlah satunan itu untuk keperluan yang bermanfaat. Dan untuk kaum dhuafa santunan langsung kita antar kerumah, dan di Masjid Al Muhtadin ini hanya anak yatim, hal ini guna menghindari kerumunan massa," ujarnya.

Sementara itu, Bendahara Masjid Al- Muhtadin H Nusirwan Safi'i juga berharap santunan yang diberikan bisa dipergunakan sebagaimana mestinya. Sehingga bermanfaat dan mendapat Ridho dari Allah SWT.

"Benar, apa yang disampaikan ketua pengurus Masjid bahwa tahun ini mengalami peningkatan bantuan untuk anak yatim. Dan untuk santunan yang diberikan tidaklah sama rata, tentunya dalam 3 orang bersaudara/ adik beradik, sedikit berbeda dibandingkan dengan yang hanya seorang diri, tujuannya supaya semuanya adil dan tidak terjadi hal hal yang bersifat negatif,tuturnya.

Terakhir, H Nusirwan juga mengharapkan, santunan uang tunai yang diberikan kepada anak yatim dan kaum dhuafa bisa di pergunakan untuk keperluannya. Dan jangan digunakan untuk hal hal yang tidak bermanfaat,"pintanya.



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)